Vokasi UNESA Perkuat Pembelajaran Berbasis Industri melalui Studi Banding D4 Desain Grafis ke UNS
vokasi.unesa.ac.id - SURAKARTA – Program Studi Sarjana Terapan (D4) Desain Grafis Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya (UNESA) terus memperkuat pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Graphic Journey 2026 dengan melakukan studi banding ke Program Studi D4 Desain Media Digital Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta, pada Rabu (17/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung LPPM UNS tersebut diikuti 104 mahasiswa semester 4 D4 Desain Grafis UNESA. Para mahasiswa didampingi tiga dosen, yakni Irhamna Nirbhaya Carreca, S.T., M.MT., Mochammad Abdul Machfud, S.I.Kom., M.B.A., dan Rizal Sofyana Fatahillah, S.Pd., M.Pd.
Studi banding tersebut menjadi bagian dari praktik lapangan mata kuliah Manajemen Bisnis dan Industri Kreatif. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk melihat secara langsung pengelolaan pembelajaran vokasi sekaligus memahami bagaimana perguruan tinggi membangun ekosistem pendidikan yang selaras dengan perkembangan industri kreatif.
Rombongan UNESA disambut oleh jajaran dosen dan mahasiswa D4 Desain Media Digital UNS. Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan mengenai sistem akademik, proses pembelajaran, pengembangan kompetensi mahasiswa, hingga praktik pembelajaran yang diterapkan di lingkungan program studi.
Salah satu topik yang mendapat perhatian mahasiswa adalah penerapan Teaching Factory (TEFA). Model pembelajaran tersebut mengintegrasikan proses pembelajaran dengan aktivitas produksi sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman yang lebih dekat dengan situasi dunia kerja.
Melalui pemaparan tersebut, mahasiswa D4 Desain Grafis UNESA memperoleh perspektif mengenai pentingnya pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga memberikan pengalaman dalam menghasilkan produk, menyelesaikan persoalan, dan bekerja dengan standar yang mendekati kebutuhan industri.
Antusiasme mahasiswa terlihat dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan diajukan terkait sistem perkuliahan, pelaksanaan TEFA, pengembangan kompetensi, hingga strategi membangun keterhubungan antara pembelajaran dengan dunia industri.
Dekan Fakultas Vokasi UNESA, Dr. Suprapto, S.Pd., M.T., menyampaikan bahwa kegiatan studi banding menjadi salah satu cara untuk memperkuat kualitas pembelajaran vokasi.
“Pendidikan vokasi harus terus bergerak mengikuti perkembangan industri. Mahasiswa tidak cukup hanya dibekali pengetahuan, tetapi juga perlu mendapatkan pengalaman belajar yang mendekati kondisi nyata di dunia kerja. Karena itu, pertukaran praktik baik antarkampus menjadi penting untuk terus memperkuat kualitas pembelajaran,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan pendidikan vokasi juga membutuhkan kolaborasi dan keterbukaan untuk belajar dari berbagai institusi. Program studi perlu terus melakukan evaluasi terhadap proses pembelajaran agar kompetensi lulusan tetap relevan dengan perkembangan dunia profesional.
“Fakultas Vokasi mendorong setiap program studi untuk terus membangun jejaring, melakukan benchmarking, dan mengembangkan model pembelajaran yang adaptif. Harapannya, lulusan tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan untuk beradaptasi dan berkontribusi di dunia kerja,” tambahnya.
Kegiatan Graphic Journey 2026 juga menjadi ruang untuk memperluas jejaring akademik antara UNESA dan UNS, khususnya dalam bidang desain, media digital, dan industri kreatif. Wawasan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bahan pengembangan pembelajaran dan kurikulum D4 Desain Grafis UNESA.
Bagi Fakultas Vokasi UNESA, pembelajaran berbasis industri merupakan bagian penting dalam menyiapkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi perubahan kebutuhan dunia kerja. Pengalaman belajar melalui studi banding diharapkan mampu memperluas wawasan mahasiswa sekaligus mendorong mereka untuk terus mengembangkan kompetensi dan portofolio profesional.
Kegiatan tersebut ditutup dengan penyerahan plakat sebagai bentuk apresiasi dan dokumentasi. Melalui Graphic Journey 2026, D4 Desain Grafis UNESA menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembelajaran vokasi yang kontekstual, kolaboratif, dan selaras dengan kebutuhan industri kreatif.
Kegiatan ini turut mendukung SDGs 4: Pendidikan Berkualitas, SDGs 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta SDGs 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan kompetensi mahasiswa, keterhubungan pendidikan dengan dunia kerja, dan pengembangan inovasi di bidang desain serta media digital.
Share It On: