Dukungan Gubernur Khofifah untuk Vocational Epicentre 2026 Perkuat Peran Fakultas Vokasi UNESA dalam Mewujudkan SDGs
vokasi.unesa.ac.id Surabaya— Komitmen Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dalam memperkuat pendidikan vokasi Indonesia kembali memperoleh dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Vocational Epicentre 2026 yang akan digelar Fakultas Vokasi UNESA pada 2–4 Agustus 2026. Dukungan tersebut disampaikan saat menerima audiensi jajaran pimpinan UNESA di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
Vocational Epicentre 2026 merupakan agenda berskala internasional yang mengintegrasikan empat kegiatan strategis, yaitu Olimpiade Vokasi Indonesia (OLIVIA) XI 2026, The 3rd International Conference on Aligning Sustainability with Vocational Innovations (ICASVI), Vokasi Expo 2026, serta Kongres X Forum Perguruan Tinggi Vokasi Indonesia (FPTVI). Rangkaian kegiatan tersebut diproyeksikan melibatkan sekitar 1.735 peserta dari dalam dan luar negeri sebagai wadah kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan dunia industri.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa Vocational Epicentre 2026 akan menjadi momentum strategis untuk menampilkan berbagai inovasi terapan hasil pendidikan vokasi sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia. Menurutnya, hilirisasi inovasi dan peningkatan kompetensi lulusan vokasi merupakan pilar penting dalam menghadapi tantangan global dan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.
Dekan Fakultas Vokasi UNESA, Dr. Suprapto, S.Pd., M.T., menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap penyelenggaraan Vocational Epicentre 2026. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi motivasi sekaligus kepercayaan bagi Fakultas Vokasi UNESA untuk menghadirkan forum vokasi yang mampu memberikan dampak nyata bagi pengembangan pendidikan dan inovasi di Indonesia.
"Dukungan Ibu Gubernur Jawa Timur merupakan bentuk kepercayaan terhadap kapasitas Fakultas Vokasi UNESA dalam menginisiasi agenda strategis pendidikan vokasi. Melalui Vocational Epicentre 2026, kami ingin menghadirkan ruang kolaborasi yang mempertemukan perguruan tinggi, dunia usaha, dunia industri, pemerintah, dan masyarakat untuk bersama-sama menghasilkan inovasi terapan yang menjawab kebutuhan bangsa. Kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi momentum memperkuat ekosistem vokasi Indonesia agar semakin adaptif, inovatif, dan berdaya saing global," ujar Dr. Suprapto.
Ia menambahkan bahwa penyelenggaraan Vocational Epicentre 2026 sejalan dengan visi Fakultas Vokasi UNESA dalam mencetak lulusan yang unggul, profesional, dan siap menghadapi transformasi industri. Kehadiran berbagai agenda internasional, kompetisi inovasi, konferensi ilmiah, hingga pameran karya diharapkan mampu memperluas jejaring kolaborasi sekaligus memperkuat hilirisasi hasil riset dan inovasi mahasiswa maupun dosen.
Selain menjadi tuan rumah OLIVIA XI 2026, Fakultas Vokasi UNESA juga menghadirkan Vokasi Expo 2026 sebagai ruang diseminasi karya inovatif mahasiswa dari berbagai program studi, serta ICASVI yang mempertemukan akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara untuk mendiskusikan inovasi vokasi berkelanjutan. Sementara itu, Kongres X FPTVI akan menjadi forum strategis dalam merumuskan arah pengembangan pendidikan vokasi Indonesia yang semakin responsif terhadap kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
Sebagai bagian dari Rumah Para Juara, Fakultas Vokasi UNESA terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Penyelenggaraan Vocational Epicentre 2026 selaras dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan mutu pendidikan vokasi, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan produktif, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui hilirisasi inovasi terapan, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi erat antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan dunia industri. Melalui agenda berskala internasional ini, Fakultas Vokasi UNESA semakin menegaskan perannya sebagai pusat inovasi vokasi yang berkontribusi bagi pembangunan nasional dan peningkatan daya saing Indonesia di tingkat global.
Share It On: